← Kembali ke Blog
Linguistik

Kata-kata Sunda yang Masuk ke Bahasa Indonesia

4 April 2026·5 menit baca
🔤

Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa menyerap kosakata dari berbagai bahasa daerah, termasuk bahasa Sunda. Berikut adalah kata-kata Indonesia yang berasal dari Sunda.

Kata Serapan Sunda dalam KBBI Banyak kata yang kita anggap "Indonesia asli" ternyata serapan dari bahasa Sunda:

  • Bejat — dari Sunda "béjad" (rusak total, hancur)
  • Béngkok — dari "bengkok" (tidak lurus, melenceng)
  • Bontot — dari "bontot" (buncit, atau anak bungsu)
  • Canggung — dari "canggung" (kikuk, tidak terampil)
  • Dongkol — dari "dongkol" (kesal, hati yang memendam rasa tidak puas)
  • Gede — dari "gedé" (besar)
  • Gemetar — berakar dari "geter" (bergetar)
  • Gopoh — dari "gopoh" (tergesa-gesa, panik)
  • Kesohor — dari "kasohur" (terkenal, masyhur)
  • Kunyuk — dari "kunyuk" (monyet kecil, kiasan untuk orang bodoh)

Ungkapan dan Frasa - "Punten" kini sering digunakan di percakapan informal Indonesia - "Nuhun" (terima kasih) mulai dipahami luas di luar Jawa Barat - "Mang/Mamang" (panggilan untuk pria yang lebih tua) kini lazim di Jakarta

Nama Tempat Sunda yang Menjadi Nama Indonesia Banyak nama geografis nasional berasal dari bahasa Sunda: Cianjur, Cirebon, Cikarang, Cisarua, Cikampek — semuanya diawali "Ci" yang dalam Sunda berarti "air/sungai".

Mengapa Ini Penting? Memahami akar kata bahasa Sunda membantu kita memperkaya pemahaman bahasa Indonesia sekaligus menghargai kontribusi budaya Sunda dalam pembentukan bahasa nasional.

🌐

Mau coba translate bahasa Sunda langsung?

Gunakan Translate Sunda secara gratis — Halus (Lemes), Sedang, dan Kasar (Wantah).

Coba Sekarang →

Artikel Terkait