← Kembali ke Blog
Kosakata

Hari, Bulan, dan Waktu dalam Bahasa Sunda

18 April 2026·4 menit baca
📅

Memahami cara menyebut waktu dalam bahasa Sunda sangat penting untuk percakapan sehari-hari. Berikut panduan lengkap yang perlu kamu kuasai.

Hari dalam Seminggu - Senin = Senén, Selasa = Salasa, Rabu = Rebo - Kamis = Kemis, Jumat = Jumaah - Sabtu = Saptu, Minggu = Minggu (sama)

Bulan dalam Setahun Bulan Sunda mengikuti sistem Hijriah (penanggalan Islam-Sunda) dan Latin. Dalam percakapan modern, nama bulan Latin sering digunakan langsung. Namun bulan Hijriah punya nama khas: - Muharram = Muharam, Rajab = Rajab, Ramadan = Puasa - Syawal = Syawal, Zulhijah = Rayagung

Istilah Waktu - Pagi = énjing / isuk (lemes/sedang), Siang = siang - Sore = sonten, Malam = wengi / peuting (lemes/sedang) - Kemarin = kamari, Hari ini = ayeuna, Besok = énjing / isukan - Sekarang = ayeuna / kiwari, Nanti = engké - Sudah = geus / parantos (sedang/lemes), Belum = can / acan

Contoh Kalimat - "Dinten ieu Senén." = Hari ini Senin. (lemes) - "Kamari urang ka pasar." = Kemarin saya ke pasar. (sedang) - "Engké sonten urang papanggih." = Nanti sore kita ketemu. (sedang)

🌐

Mau coba translate bahasa Sunda langsung?

Gunakan Translate Sunda secara gratis — Halus (Lemes), Sedang, dan Kasar (Wantah).

Coba Sekarang →

Artikel Terkait