โ† Kembali ke Blog
Sejarah

Sejarah Panjang Bahasa Sunda: Dari Kerajaan Sunda hingga Era Digital

3 April 2026ยท7 menit baca
๐Ÿ“œ

Bahasa Sunda adalah salah satu bahasa tertua yang masih hidup dan aktif digunakan hingga hari ini. Perjalanannya merentang lebih dari seribu tahun, melewati berbagai kerajaan besar, kolonialisme, hingga era digital modern.

Bahasa Sunda Kuno (Abad 7-14) Bukti tertua bahasa Sunda ditemukan dalam prasasti Kebon Kopi (932 M) dan prasasti Kawali yang berasal dari era Kerajaan Sunda. Pada periode ini, bahasa Sunda Kuno digunakan dalam naskah-naskah sastra dan keagamaan.

Bahasa Sunda Pertengahan (Abad 14-17) Memasuki era Kerajaan Sunda Galuh dan Pajajaran, bahasa Sunda berkembang lebih jauh. Naskah Bujangga Manik dan Carita Parahiyangan ditulis pada periode ini, menjadi warisan sastra yang sangat berharga.

Bahasa Sunda Modern (Abad 17-Sekarang) Sistem undak usuk basa yang kita kenal sekarang diperkirakan berkembang pesat pasca-era Pajajaran, juga dipengaruhi oleh budaya keraton Mataram Islam. Penjajahan Belanda turut mempengaruhi kosakata bahasa Sunda.

Era Digital Kini bahasa Sunda menghadapi tantangan baru: bersaing dengan bahasa Indonesia dan Inggris di ruang digital. Namun platform seperti Translate Sunda hadir untuk memastikan bahasa ini tetap relevan dan mudah diakses oleh generasi muda.

๐ŸŒ

Mau coba translate bahasa Sunda langsung?

Gunakan Translate Sunda secara gratis โ€” Halus (Lemes), Sedang, dan Kasar (Wantah).

Coba Sekarang โ†’